Penjelasan Mengapa Peraturan di pesawat Harus Dilakukan
Sebagai orang kritis dan sedikit narsis, miss itu selalu memperhatikan dan mempertanyakan hal-hal yang ada di sekitar miss (ceileee gaya miss, hehe). Misalnya aja nih miss selalu bertanya-tanya kenapa sih miss ini bisa segitu cantik n imutnya, mihihihi (bercanda deng)
Udah ah becandanya. Miss sebenarnya sih aga-agak bingung sama beberapa peraturan yang ada di pesawat. Itu loh peraturan yang harus menegakkan kursi, membuka jendela, lampu di dalam kabin harus dimatikan, sampai dengan peraturan mematikan alat elektronik termasuk laptop, ipod, dan lain sebagainya.
Karena rasa penasaran miss ini akhirnya miss cari tahu deh alasan kenapa peraturan-peraturan tersebut dilaksanakan. Ini dia beberapa alasan kenapa peraturan itu ada di pesawat :
1. Menegakkan kursi sebelum take off dan ketika akan landing
Oh ya sebelum miss kasih tahu hasil penemuan miss ini, miss mau kasih dulu ya ke kamu kalau bagian paling krusial dari penerbangan adalah saat take off dan ketika akan landing. Dalam keadaan keadaan tuh sebenarnya lagi super emergency gitu guys. Itu kenapa kita harusnya banyak-banyak berdoa ketika mau take off dan landing. Masuk ke alasan kenapa kursi harus dalam keadaan tegak sebenarnya itu supaya penumpang semua dalam keadaan siap. Misalnya nih ya guys kalian lagi terbang dan ada keadaan emergency tapi kalian lagi dalam posisi leyeh-leyeh sandaran gitu gimana? Yang terjadi adalah kamu gak siap dan ga bisa nyelamatin diri. Fyi, keterlambatan penyelamatan beberapa detik aja pada kecelakaan pesawat bisa riskan loh guys. Makanya itu kamu perlu menegakkan kursi. Selain itu kalau kamu gak menegakkan kursi, kamu juga bisa menganggu keselamatan orang yang ada di belakang kamu. Bayangin deh lagi panik gitu, kursi kamu ke belakang, eh dianya ga bisa lari karena jadi sempit area berlari dia. Bahkan kalau kamu ada di kelas bisnis tempat istirahat kaki pun akan diminta dimasukkan. Ini semua demi kepentingan penumpang. Jadi kalau nanti naik pesawat dan di suruh menegakkan kursi jangan ngomel lagi ya guys, kan udah tahu alasannya.

2. Lampu kabin diredupan/dimatikan
Selain kursi yang harus dalam keadaan tegak. Peraturan dalam pesawat yang awalnya menurut miss agak membingungkan adalah lampu kabin yang harus diredupkan atau dimatikan saat akan take off dan landing. Nah ternyata usut punya usut ini masih berhubungan dengan standart keamanan penumpang. Ketika lampu kabin diredupkan/dimatikan, akan memberikan kesempatan untuk penumpang beradaptasi dengan cahaya luar, sehingga kalau terjadi keadaan darurat penumpang tidak akan kaget lagi. Ketika lampu kabin diredupkan/dimatikan maka secara otomatis lampu penunjuk evakuasi akan menyala, nah lampu kan baru kelihatan ketika ruangan gelap. Maka dari itu lampu kabin diredupkan/dimatikan. Diharapkan penumpang dapat melihat lampu tersebut dan melakukan evakuasi. Ingat guys ini memang kelihatan sepele tapi kamu perlu tahu untuk menghindarkan kejadian-kejadian yang tidak diinginkan.
3. Penutup jendela harus dibuka
Biasanya penumpang yang lagi tidur suka terganggu dengan peraturan ini. Lagi asyik-asyiknya tidur malah diminta buka jendela. Kebanyakan penumpang gak nyaman karena dinilai bikin silau. Eitss, tapi tunggu dulu, kalau kamu tahu alasannya kamu pasti setuju dengan peraturan ini. Pesawat itu kan gak ada kaca spion kaya mobil atau motor ditambah dengan awak pesawat yang cuma beberapa pasti akan sulit mengontrol tubuh pesawat. Nah maka dari itu perlu kerja sama antara penumpang dan awak pesawat. Jika melihat ada bagian pesawat misalnya aja nih ya yang terbakar (amit-amit) penumpang bisa langsung melaporkannya kepada awak pesawat. Nah itu alasannya kenapa penumpang harus membuka kaca jendela ketika akan take off dan landing. Selain itu kaca yang dibuka ini juga berguna untuk menentukan dari mana sisi yang aman untuk keluar jika melakukan evakuasi.
4. Mematikan barang elektronik
Kalau handphone umumnya, semua orang udah agak paham kenapa harus dimatikan. Tapi gimana dengan laptop dan barang eletronik lainnya? Ternyata nih guys barang-barang seperti itu juga memiliki frekuensi yang meskipun rendah tetapi akan menganggu navigasi. Kalau seandainya cuma satu penumpang yang nyalain sih gak apa-apa. Tapi gimana kalau seisi pesawat? Kan bisa bahaya banget. Selain itu mematikan barang elektronik juga ada hubungannya dengan keamanan saat take off dan landing. Misalnya nih ya kamu lagi asyik main laptop terus tiba-tiba ada keadaan darurat kamu bisa gak siap. Atau kamu lagi asyik dengerin ipod (biasanya dengan suara keras karena pake headset) itu juga akan menganggu jalannya evakuasi. Ingat, keterlambatan beberapa detik aja bisa mengakibatkan resiko tinggi guys, makanya harus hati-hati.
Gimana sekarang setelah membaca alasan kenapa peraturan-peraturan itu diterapkan? Alasannya adalah untuk keselamatan penumpang intinya guys. So kamu sekarang harus bisa lebih aware lagi ya sama keselamatan kamu sendiri. Cheers ^^
Sumber foto : http://sd.keepcalm-o-matic.co.uk
==================================================================
NB: Kami membuka peluang usaha bisnis tiket pesawat online,Tiket Kereta Api dan Voucher Hotel Online, untuk menjadi member tidak sesulit yang anda bayangkan, bisa dilakukan kapan saja dimana saja oleh anda yang berprofesi sebagai karyawan, pengusaha, ibu rumah tangga, mahasiswa, atau siapa saja dengan modal terjangkau hanya Rp. 150.000,-
BISNIS YANG BIASA TETAPI MEMILIKI
POTENSI PENGHASILAN YANG LUAR BIASA
TANPA HARUS DEPOSIT !!
Untuk Pendaftaran silahkan klik Icon di bawah ini, anda akan diarahkan ke Halaman Formulir pendaftaran di Website utama kami " www.birotiket.com "









